Skip to main content

Paulino Sargio Rilis Lagu ‘MICROPHONE KU KUASAI’, Tunjukkan Skill Lewat Konsep Flexing

Musisi asal Nusa Tenggara Timur, Paulino Sargio, kembali memperkenalkan karya terbarunya ke industri musik Tanah Air. Penyanyi yang memiliki nama lengkap

Paulinus Sargius Kasi ini merilis lagu berjudul MICROPHONE KU KUASAI yang sudah resmi tayang sejak 2 Maret 2026.

Pria yang juga akrab disapa Pablo ini lahir di Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Ketertarikannya pada dunia musik sudah muncul sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Lingkungan yang dekat dengan aktivitas musik menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin menekuni dunia tarik suara.

“Awalnya hanya sekadar hobi, karena di lingkungan saya banyak yang bergelut di dunia musik,” ujar Paulino.

Dalam perjalanan bermusiknya, Paulino mengaku tidak terpaku pada satu genre tertentu. Ia justru menikmati berbagai warna musik dan mencoba mengeksplorasi banyak gaya dalam karya-karyanya.

“Kalau soal genre, saya masuk ke semua genre,” katanya.

Sebagai musisi yang berasal dari Indonesia Timur, Paulino juga menilai bahwa para musisi dari wilayah tersebut memiliki karakter tersendiri dalam bermusik. Menurutnya, warna musik dari Timur Indonesia memiliki gaya yang khas.

“Musisi Timur punya gaya sendiri dalam mengisi musiknya,” jelasnya.

Meski aktif berkarya, Paulino mengaku bahwa musik bagi dirinya masih merupakan sebuah hobi. Namun ia tetap terbuka jika karya-karyanya mampu memberikan hasil secara profesional.

“Musik hanya saya jadikan hobi. Tapi kalau itu menghasilkan, tentu saya tidak akan menolaknya,” ujarnya.

Melalui lagu MICROPHONE KU KUASAI, Paulino mengusung konsep flexing atau menunjukkan kemampuan bermusik yang ia miliki. Lagu tersebut menggambarkan persona “king of the hill”, yaitu simbol superioritas dalam skill bermusik.

“Lagu ini tidak ada pesan tertentu atau menyindir siapa pun. Ini murni hanya flexing, menunjukkan kemampuan saja,” kata Paulino.

Dalam proses kreatifnya, Paulino juga mengaku terinspirasi dari sejumlah musisi internasional, salah satunya rapper asal Kanada Daniel Nwosu Jr. yang lebih dikenal dengan nama panggung Dax.

Menariknya, seluruh proses penciptaan lagu ini dilakukan sendiri oleh Paulino, mulai dari penulisan hingga penggarapan konsep lagunya.

Ke depan, Paulino membuka kemungkinan untuk mengeksplorasi tema yang berbeda. Ia bahkan berencana membuat lagu dengan nuansa galau yang terinspirasi dari warna musik khas Indonesia Timur yang kini mulai dikenal sebagai Timurnesia.

Saat ini, lagu MICROPHONE KU KUASAI sudah bisa dinikmati oleh pendengar melalui berbagai platform musik digital di Indonesia. Sementara video klip resminya juga telah diunggah di YouTube.

Dengan karya tersebut, Paulino berharap bisa terus menunjukkan karakter musiknya sekaligus memperkenalkan warna musik dari Indonesia Timur kepada pendengar yang lebih luas.

Comments

Popular posts from this blog

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Chiko Silitonga Rilis Single ‘Tinggal Dalamku’, Terinspirasi Kisah Pribadi

Musisi sekaligus pengajar musik, Chiko Silitonga, kembali meramaikan industri musik Tanah Air dengan merilis single terbarunya berjudul Tinggal Dalamku. Lagu tersebut resmi diluncurkan pada 23 Maret 2026 dan menjadi karya yang cukup personal bagi penyanyi asal Jakarta itu. Pemilik nama lengkap Israel Adam Arthur Abraham ini sudah cukup lama berkecimpung di dunia musik. Ia mengaku telah menjalani karier sebagai penyanyi selama lebih dari 10 tahun. Tak hanya bernyanyi, Chiko juga aktif sebagai musisi, pencipta lagu, sekaligus pengajar musik. Menurut Chiko, keputusannya menekuni dunia musik bukan sekadar mengikuti passion semata. Ia memiliki visi lebih besar, yakni membuka wawasan masyarakat tentang potensi musik dalam perkembangan industri kreatif. “Aku memutuskan berkarier di musik karena ingin membuka lebih luas lagi wawasan masyarakat Indonesia, bahkan dunia, bahwa musik punya pengaruh besar terhadap perkembangan industri kreatif,” ujarnya. Dalam perjalanan bermusik, Chiko tidak terpa...

Aestherix Rilis Single “Semesta”, Lagu Tentang Bertahan di Tengah Lelahnya Hidup

  BOGOR – Band alternative pop/rock asal Bogor, Aestherix, kembali menyapa penikmat musik Indonesia lewat single terbaru berjudul “Semesta”. Band yang digawangi Afghan pada vokal, Ages sebagai Gitar 1, dan Chevy pada Gitar 2 ini menghadirkan lagu yang sarat makna tentang perjuangan hidup dan kepercayaan terhadap takdir yang lebih baik. Aestherix sendiri bukan nama baru di skena musik independen. Band ini sudah aktif bermusik sejak tahun 2006. Berawal dari persahabatan di bangku SMA, mereka terus menjaga semangat bermusik bersama hingga kini. Afghan sebagai penggagas band mengaku bahwa perjalanan panjang tersebut membentuk karakter musikal Aestherix yang semakin matang. Dalam bermusik, Aestherix mengusung warna alternative pop/rock yang dipadukan dengan karakter dual-guitar. Permainan gitar dari Ages dan Chevy yang saling mengisi menciptakan tekstur musik yang kaya, sementara vokal Afghan yang ekspresif menjadi medium utama untuk menyampaikan pesan-pesan emosional. Ages menjelaskan ...