Skip to main content

Away Zurio Tuangkan Perjalanan Hidup dan Cinta dalam Single “Penyesalanku

 

Musisi pendatang baru asal Jakarta, Away Zurio, mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Indonesia lewat single perdananya yang berjudul "Penyesalanku". Lagu ini menjadi langkah penting bagi Away Zurio dalam menyalurkan perjalanan hidup, pengalaman pertemanan, hingga kisah masa lalu yang pernah ia alami.


Pemilik nama asli Wahyudin tersebut mengaku bahwa kecintaannya terhadap musik sudah tumbuh sejak usia remaja. Pria yang akrab dipanggil Away itu mulai menulis puisi sejak umur 14 tahun sebelum akhirnya belajar memainkan gitar dan perlahan mengubah puisi-puisi tersebut menjadi lagu.

“Berawal dari membuat puisi di usia 14 tahun, lalu belajar memainkan alat musik gitar. Dari puisi itu pelan-pelan saya jadikan lagu,” ujar Away Zurio 

Meski baru sekitar dua tahun menekuni dunia tarik suara secara serius, Away Zurio mengaku dirinya memang sudah lama memiliki ketertarikan terhadap dunia seni dan musik. Ia juga menyebut genre pop, jazz, hingga sedikit sentuhan rock menjadi warna musik yang paling ia sukai.

Menariknya, dalam membangun karakter musiknya, Away Zurio memilih untuk tidak terlalu terpengaruh oleh musisi atau band tertentu. Ia lebih nyaman menciptakan karya berdasarkan imajinasi dan perasaannya sendiri.

“Untuk gaya musik, saya lebih ke imajinasi sendiri. Saya tidak ingin mencontoh band atau musisi tertentu. Jadi saya membuat lagu sesuai imajinasi saya sendiri,” katanya.

Walau begitu, Away Zurio tidak menampik bahwa sosok Ahmad Dhani menjadi salah satu inspirasi besarnya dalam bermusik. Menurutnya, Ahmad Dhani merupakan figur musisi yang memiliki karakter kuat dalam berkarya.

Single "Penyesalanku" sendiri lahir dari berbagai perjalanan hidup yang pernah dilalui Away Zurio. Lagu tersebut mengangkat tema tentang cinta, takdir, dan penyesalan yang datang dalam kehidupan seseorang. Namun lebih dari itu, lagu ini juga membawa pesan tentang menerima masa lalu tanpa harus menyimpan dendam maupun kebencian.

“Mungkin perjalanan kisah cinta dan takdir yang ditentukan itu semua di luar dari keinginan kita, karena perjalanan hidup tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari. Setidaknya atas perjalanan itu tidak ada rasa dendam dan kebencian terhadap masa lalu yang terlupakan,” ungkapnya.

Away Zurio berharap lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan hidup, seberat apa pun, tetap harus diterima dengan senyuman meski akhirnya meninggalkan penyesalan.

Single "Penyesalanku" resmi diluncurkan pada bulan April lalu dan seluruh proses penulisan lagunya dikerjakan langsung oleh Away Zurio sendiri. Ke depan, ia mengaku ingin terus berkarya dan menjalani proses bermusik dengan santai tanpa terlalu memaksakan target tertentu.

“Lebih menjalani saja, dan terutama terus berkarya. Untuk hasil saya serahkan kepada Tuhan,” tuturnya.

Untuk memperkenalkan lagunya kepada publik, Away Zurio saat ini memanfaatkan berbagai platform digital serta strategi digital marketing agar musiknya bisa menjangkau lebih banyak pendengar.

Setelah perilisan "Penyesalanku", Away Zurio juga memastikan dirinya telah mempersiapkan karya-karya berikutnya yang diharapkan bisa tampil lebih matang dan lebih baik lagi dari sebelumnya.

Comments

Popular posts from this blog

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...