Skip to main content

Indra Lasmana Luncurkan Single “Jingga Kelabu” dengan Nuansa Pop Melankolis

 


Musisi asal Bekasi, Indra Lasmana, resmi merilis single terbarunya berjudul “Jingga Kelabu” pada 24 April 2026. Lagu ini menjadi langkah lanjutan dalam perjalanan kariernya yang telah menekuni dunia tarik suara selama kurang lebih 15 tahun.

Berasal dari Desa Babelan, Bekasi, Indra mengawali perjalanannya di musik dari hal sederhana, yakni hobi melantunkan nada sejak kecil. Mulai dari Adzan, murrotal Al-Qur’an, hingga bersyair, semuanya menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter vokalnya hingga saat ini.

Seiring waktu, kecintaannya pada dunia tarik suara berkembang menjadi sebuah keseriusan. Bersama RSY Project, Indra terus mengasah kemampuan sekaligus membangun identitas musiknya agar semakin matang dan dikenal luas.

Secara musikal, Indra mengusung warna pop melankolis dan slow rock, namun tetap membawa sentuhan dangdut yang menjadi ciri khasnya di atas panggung. Ia juga mengaku terinspirasi dari sosok Rhoma Irama dalam kekuatan lirik, serta nuansa progresif dari Dream Theater.

Single “Jingga Kelabu” sendiri menghadirkan eksplorasi aransemen yang cukup unik. Lagu ini memadukan nuansa pop mellow dengan sentuhan rock dangdut yang enerjik. Indra juga menghadapi tantangan tersendiri saat proses rekaman, terutama pada bagian vokal yang memiliki transisi nada tinggi dan membutuhkan kontrol teknik yang matang.

Menariknya, lagu ini mendapat respons positif dari uji publik yang dilakukan sebelumnya. Banyak pendengar menilai “Jingga Kelabu” punya karakter berbeda—musik yang mengajak bergoyang, namun liriknya justru menyentuh dan penuh emosi.

“Jingga Kelabu itu lagu yang bisa bikin orang auto goyang, tapi di saat yang sama ngerasain kangen jauh dari keluarga,” ungkap Indra. Lagu ini memang mengangkat cerita tentang para pejuang nafkah yang harus rela berjauhan dengan keluarga tercinta.

Diciptakan oleh Iwan RSY, lagu ini membawa pesan mendalam tentang kerinduan, harapan, dan keteguhan hati. Indra berharap karyanya tidak hanya didengar, tetapi juga bisa dimaknai oleh para pendengar.

Ke depan, Indra berencana terus merilis karya baru dan memperluas jangkauan pendengarnya. Ia juga akan fokus pada promosi digital melalui platform seperti Spotify dan TikTok, serta memperkuat branding bersama RSY Project agar musiknya semakin dikenal luas.

Comments

Popular posts from this blog

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...