Skip to main content

Snapburn Rilis Single Baru ‘Kehilangan’ yang Penuh Emosi

Band metalcore asal Kediri, Snapburn, kembali menghadirkan karya terbaru lewat single berjudul Kehilangan. Lagu ini menjadi penanda perjalanan musikal terbaru mereka dengan menghadirkan warna yang lebih emosional, gelap, dan personal.

Lewat Kehilangan, Snapburn mencoba menerjemahkan rasa kehilangan ke dalam komposisi musik keras yang penuh ledakan emosi. Tidak sekadar menghadirkan dentuman agresif khas metalcore, lagu ini juga membawa suasana reflektif yang menggambarkan kehampaan setelah seseorang pergi.

Single tersebut dibalut nuansa New Metalcore dengan riff gitar berat, groove agresif, serta permainan dinamika yang intens. Vokal emosional yang muncul sepanjang lagu memperkuat atmosfer duka yang ingin disampaikan oleh Snapburn.

Menariknya, di tengah energi keras yang mendominasi, Kehilangan perlahan berubah menjadi lebih sunyi dan melankolis. Perubahan suasana itu membuat lagu ini terasa seperti perjalanan emosional seseorang ketika menghadapi rasa kehilangan.

Secara lirik, Snapburn mengangkat tentang ruang kosong yang terus tertinggal di dalam diri seseorang. Lagu ini berbicara mengenai upaya menerima kenyataan, tetapi di saat yang sama masih dihantui kenangan dan rasa yang belum benar-benar selesai.

Kehilangan juga menggambarkan bagaimana sebuah perpisahan dapat mengubah seseorang secara perlahan. Bukan hanya meninggalkan luka, tetapi juga menyisakan suara-suara di kepala yang terus datang tanpa bisa dihindari.

Melalui karya ini, Snapburn menunjukkan sisi yang lebih matang dalam penulisan lagu maupun eksplorasi musikal mereka. Meski menawarkan nuansa emosional yang lebih kuat, band tersebut tetap mempertahankan identitas agresif yang selama ini menjadi ciri khas mereka.

Bagi Snapburn, Kehilangan bukan sekadar lagu keras biasa. Single ini menjadi media untuk meluapkan emosi, amarah, kehampaan, sekaligus kerentanan yang sering kali sulit diungkapkan lewat kata-kata.

Snapburn sendiri digawangi oleh Axel CB, Baiu Progress, Mac Adiatma, Max Xaverio, dan Agung Kris. Formasi tersebut terus menunjukkan perkembangan musikal lewat pendekatan sound yang lebih dalam dan emosional di rilisan terbaru mereka.

Dengan karakter musik yang gelap dan penuh energi, Kehilangan diharapkan dapat menjadi lagu yang relevan bagi banyak orang yang pernah mengalami kehilangan dalam hidup mereka.

Single Kehilangan kini sudah tersedia di seluruh platform digital streaming. Sementara video musik resminya juga telah dirilis melalui kanal YouTube Snapburn.

Comments

Popular posts from this blog

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...