Skip to main content

Simply Vida Rilis Single Kedua ‘Telah Berlalu’ Setelah Kembali Bermusik Usai Vakum 30 Tahun

Simply Vida kembali melanjutkan perjalanan musik mereka setelah hampir tiga dekade vakum. Band yang terbentuk dari pertemanan para mahasiswa di era 1990-an tersebut resmi merilis single kedua berjudul ‘Telah Berlalu’ pada 1 September 2026.

Lagu ‘Telah Berlalu’ mengangkat cerita tentang kehilangan, kerinduan, kenangan, cinta, serta harapan untuk kembali bersama. Lagu yang ditulis oleh R. Azhari itu menggambarkan seseorang yang masih menyimpan perasaan kepada sosok yang telah pergi dari kehidupannya.

Meski menyadari hubungan tersebut telah berlalu, kenangan tentang orang yang dicintai masih terus hadir. Kesepian dan kerinduan kemudian menjadi bagian utama dari cerita yang dibawa Simply Vida melalui lagu ini.

Secara musikal, ‘Telah Berlalu’ dibangun dengan tempo 110 BPM, birama 4/4, dan tonalitas Do=A. Lagu berkembang secara emosional menuju bagian akhir dengan pengulangan reff dan modulasi, kemudian diperkuat choir dari seluruh member sebelum ditutup dengan fade out.

Single ini menjadi rilisan lanjutan setelah Simply Vida sebelumnya memperkenalkan ‘Satukanlah’ pada 11 Juli 2026. Lagu tersebut merupakan versi terjemahan dari ‘So Tell Me Why’, salah satu materi yang pernah mereka rekam pada 1997.

Perjalanan Simply Vida sendiri memiliki cerita panjang. Band ini berawal dari pertemuan para mahasiswa STIE Perbanas pada 1994. Ari, Boyke, Hendy, Ronald, dan Nunu kemudian membentuk sebuah band yang diberi nama VIDA pada 21 Februari 1995.

Nama VIDA dipilih karena mudah diucapkan dan diingat. Dalam bahasa Portugis, VIDA memiliki arti kehidupan.

Berbekal lima lagu, mereka mulai berlatih dan kemudian merekam materi tersebut di Studio 35, Condet. Pada akhir 1997, lima lagu berhasil direkam. Namun, proses mixing dan mastering tidak langsung diselesaikan karena para personel harus fokus menyelesaikan kuliah dan menjalani aktivitas masing-masing.

Kondisi tersebut membuat VIDA akhirnya vakum selama hampir 30 tahun.

Pertemuan kembali pada awal 2025 menjadi titik balik perjalanan mereka. Para personel memutuskan untuk kembali menghidupkan karya yang pernah tertunda selama puluhan tahun. Dengan formasi Ari, Boyke, Hendy, dan Nunu, mereka kemudian menggunakan nama Simply Vida yang dimaknai sebagai ‘Kehidupan Sederhana’.

Kini Simply Vida berusaha melanjutkan kembali mimpi bermusik yang pernah mereka mulai ketika masih muda. Mereka menyiapkan sejumlah lagu untuk dirilis secara bertahap melalui platform digital, dengan format single per single.

Selain ‘Satukanlah’ dan ‘Telah Berlalu’, materi yang dipersiapkan Simply Vida antara lain ‘Untuk Dirimu’, ‘Pergilah’, ‘Mengapa’, ‘Satu Dalam Cinta’, ‘Pastikan Cinta’, ‘So Tell Me Why’, ‘Everything Would Be All Right’, ‘Let’s Do It’, ‘Perdamaian’, dan ‘One ASEAN’.

Untuk rilisan ‘Telah Berlalu’, Simply Vida diperkuat Hendy Fadillah (Aqi) sebagai lead vocal/rhythm guitar, Boyke Lubis sebagai lead guitar, Rahmat Azhari (Ari) sebagai bass guitar, serta Setya Nugraha (Nunu) sebagai keyboardis. Posisi additional drummer diisi oleh Deza.

Bagi Simply Vida, kembalinya mereka ke dunia musik bukan sekadar tentang mengejar popularitas. Ada persahabatan, kenangan, dan mimpi lama yang ingin kembali mereka rayakan melalui karya.

Setelah hampir 30 tahun terhenti, Simply Vida kini memilih untuk kembali berjalan. ‘Telah Berlalu’ menjadi salah satu penanda bahwa sebuah perjalanan yang sempat berhenti masih bisa dilanjutkan, bahkan setelah waktu yang begitu panjang.

Single kedua Simply Vida, ‘Telah Berlalu’, resmi dirilis pada 1 September 2026 dan dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.

Comments

Popular posts from this blog

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...