Saat ini, Annisa aktif tampil secara reguler di berbagai tempat hiburan, mulai dari kafe, lounge, hingga pub. Bakat menyanyinya juga tumbuh dari lingkungan keluarga, mengingat ayah dan kakaknya turut menekuni dunia tarik suara.
Di sela jadwal regulernya bersama band, Annisa kerap mengambil kesempatan untuk tampil sebagai penyanyi backup di Livehouse ketika jadwal band regulernya sedang libur. Menurutnya, Livehouse menawarkan konsep pertunjukan yang berbeda dan menarik, mulai dari koreografi hingga sesi penutup yang menghadirkan enam penyanyi tampil bersama-sama.
Setiap talent Livehouse memiliki ketentuan dan jadwal masing-masing yang telah diatur oleh pihak manajemen. Karena itu, para penyanyi perlu menyesuaikan diri dengan konsep dan aturan yang berlaku selama pertunjukan.
Kesempatan tampil di Livehouse Bali kali ini menjadi pengalaman tersendiri bagi Annisa. Selain telah direncanakan sebelumnya, perjalanan tersebut sekaligus menjadi momen untuk menikmati liburan di Pulau Dewata.
Dari segi konsep, menurut Annisa, pertunjukan Livehouse di Bali tidak jauh berbeda dari tempat lainnya. Namun, ada pengalaman menarik yang membuatnya antusias, yakni kesempatan menghibur penonton mancanegara sekaligus memperkenalkan lagu-lagu Indonesia kepada mereka.
Annisa mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Pasalnya, selama ini ia biasanya datang ke Bali hanya untuk berlibur. Kali ini, ia bisa merasakan pengalaman berbeda dengan tampil langsung di atas panggung.
Dalam penampilannya, Annisa membawakan sejumlah lagu dari berbagai genre. Beberapa di antaranya adalah Hurt yang dipopulerkan Christina Aguilera, Jatuh Hati dari Raisa, serta Beraksi dari Kotak.
Salah satu momen yang paling berkesan terjadi pada sesi terakhir pertunjukan. Saat itu, para penyanyi membawakan beberapa lagu dangdut dan mendapatkan respons meriah dari penonton yang ikut berdiri menikmati penampilan mereka.
Untuk mempersiapkan penampilannya, Annisa memperhatikan berbagai detail, mulai dari pemilihan kostum, penataan rambut, hingga aksesori yang dikenakan. Ia juga mengikuti gladi resik pada sore hari untuk menyesuaikan nada lagu-lagu yang akan dibawakan agar penampilan berjalan maksimal.
Dalam urusan musik dan penampilan panggung, Annisa mengaku menyukai lagu-lagu rock serta lagu-lagu dengan karakter vokal grande. Ia juga memiliki gaya busana favorit yang kerap menjadi andalannya saat tampil, yakni sepatu boots dan blazer.
Tak hanya mendapatkan pengalaman tampil di lokasi baru, kesempatan tersebut juga membuka peluang bagi Annisa untuk bertemu dengan para penyanyi dari tim Livehouse Bali dan tim Livehouse lainnya. Pertemuan itu menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk memperluas relasi di industri musik.
Ke depan, Annisa berharap bisa segera merilis single. Ia ingin karya yang nantinya diluncurkan dapat diterima masyarakat luas, menjadi populer, dan dinyanyikan oleh banyak orang.
Bagi Annisa, kesempatan tampil di Bali menjadi salah satu pengalaman menarik dalam perjalanan kariernya. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi langkah positif untuk terus berkembang di dunia musik, sekaligus membuka jalan menuju karya-karya baru yang bisa dinikmati para pendengar.




Comments
Post a Comment