Skip to main content

Chiko Silitonga Rilis Single “Sementara atau Selamanya”, Tuangkan Refleksi Pribadi Lewat Musik

 
Jakarta - Penyanyi asal Jakarta, Chiko Silitonga, resmi merilis single terbarunya berjudul “Sementara atau Selamanya” pada 7 Agustus 2026. Lagu ini menjadi salah satu karya personal bagi Chiko yang telah menjalani perjalanan bermusik selama hampir 10 tahun. Melalui single tersebut, ia menuangkan pemikiran dan refleksi dari perjalanan hidup yang selama ini dijalaninya ke dalam sebuah karya musik.

Chiko Silitonga merupakan nama panggung dari Israel Adam Arthur Abraham. Kecintaannya terhadap musik telah tumbuh sejak kecil hingga akhirnya mendorong dirinya untuk menekuni dunia tarik suara secara serius. Baginya, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan cerita dan perasaan melalui nada.

“Memutuskan berkarier di musik karena memang passion sejak kecil dan pengen berbagi cerita lewat nada,” ungkap Chiko mengenai alasannya terjun ke industri musik.

Dalam perjalanan bermusiknya, Chiko memiliki ketertarikan terhadap berbagai genre, mulai dari rock, hip-hop, musik elektronik atau DJ, hingga metal. Ia juga menyukai musik dengan nuansa energik yang identik dengan lagu-lagu bertema olahraga basket. Keberagaman selera tersebut turut membentuk cara pandangnya dalam mengeksplorasi musik dan mencari karakter yang sesuai dengan dirinya.

Sejumlah musisi dan produser turut memberikan pengaruh terhadap referensi musikal Chiko. Nama-nama seperti David Foster, Alan Walker, Bryan Adams, Viky Sianipar, NOAH, Planetshakers, Hillsong Worship, Bad Bunny, dan Martin Garrix menjadi bagian dari inspirasi yang ia dengarkan. Selain itu, Chiko juga mengagumi karya Chicago, Brian McKnight, Metallica, Sade, Snoop Dogg, Ludacris, Glenn Fredly, hingga Judika.

Perpaduan referensi dari berbagai latar belakang musik tersebut memperlihatkan ketertarikan Chiko terhadap eksplorasi lintas genre. Ia ingin terus mengembangkan kemampuannya sekaligus menjadikan musik sebagai ruang untuk belajar dan bertukar pengalaman dengan orang lain.

Berbicara mengenai single “Sementara atau Selamanya”, Chiko mengungkapkan bahwa lagu tersebut lahir dari momen perenungan pribadi. Proses penciptaannya tidak semata-mata berangkat dari keinginan membuat lagu untuk konsumsi publik, tetapi juga menjadi cara bagi dirinya untuk memikirkan kembali berbagai hal yang telah dilalui.

“Sebenernya bikin lagu ini lagi merenung aja sambil mikir yang selama ini gue jalanin dan ini balik lagi sifatnya private sih buat gue,” ujarnya.

Chiko sendiri menjadi pencipta lagu “Sementara atau Selamanya”. Karena berangkat dari pengalaman reflektif yang bersifat personal, karya ini memiliki makna tersendiri bagi dirinya. Ia tidak secara khusus membatasi pesan lagu tersebut pada satu situasi tertentu, sehingga pendengar dapat menemukan interpretasi masing-masing ketika mendengarkannya.

Melalui lagu ini, Chiko ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya tetap memiliki harapan dan belajar menerima apa pun hasil yang pada akhirnya terjadi. Menurutnya, tidak semua hal dalam kehidupan berjalan sesuai dengan keinginan. Namun, harapan dan kemampuan untuk menerima keadaan dapat menjadi bagian penting dalam menjalani setiap proses.

“Pesannya sih tetap berharap aja apa pun hasilnya, semoga bisa menerima,” kata Chiko.

Menariknya, Chiko mengakui bahwa sejak awal ia tidak memiliki rencana promosi yang terlalu besar untuk single tersebut. Baginya, “Sementara atau Selamanya” merupakan karya yang dekat dengan sisi personalnya. Meski demikian, ia tetap berencana memperkenalkan lagu tersebut melalui media sosial dan komunitas yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan musiknya.

Ke depan, Chiko juga memiliki keinginan untuk membangun komunitas yang mempertemukan para musisi dan figur publik. Ia berharap dapat memperluas jaringan, membuka ruang kolaborasi, serta menjalin hubungan dengan lebih banyak pelaku industri kreatif, termasuk mereka yang memiliki jangkauan audiens luas hingga ke luar negeri.

Bagi Chiko, perjalanan bermusik bukan hanya tentang merilis lagu atau mengejar popularitas. Ia ingin menjadikan pengalamannya sebagai musisi sebagai kesempatan untuk mendorong orang lain belajar musik dengan pendekatan yang lebih dekat dengan praktik industri. Dengan demikian, proses belajar tidak berhenti pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bereksplorasi dan memahami bagaimana industri musik berjalan secara nyata.

Setelah merilis “Sementara atau Selamanya”, Chiko mengisyaratkan adanya proyek berikutnya yang sedang dipersiapkan. Ia menyebut rencana untuk terlibat dalam proyek bersama penyanyi pendatang baru dari sebuah band Indonesia yang berada di bawah salah satu label musik ternama di Tanah Air. Meski belum membeberkan detail lebih lanjut, Chiko berharap proyek tersebut dapat berjalan lancar dan menjadi kesempatan baru untuk mengembangkan kiprahnya di industri musik.

Dengan pengalaman hampir satu dekade di dunia tarik suara, Chiko Silitonga ingin terus menjalani perjalanan musiknya sesuai dengan passion yang telah tumbuh sejak kecil. Melalui “Sementara atau Selamanya”, ia menghadirkan karya yang berangkat dari perenungan pribadi sekaligus membawa pesan sederhana tentang menjaga harapan dan belajar menerima hasil dari setiap perjalanan hidup.

Comments

Popular posts from this blog

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...