Skip to main content

Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single 'Drama Pagi', Lagu Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan

 

Penyanyi asal Sidoarjo, Jawa Timur, Puteri Anggraini Kurniawan, yang akrab disapa Puteri, kembali menunjukkan eksistensinya di dunia musik. Setelah melalui perjalanan panjang sejak usia sekolah hingga mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Puteri kini menghadirkan single terbarunya yang berjudul "Drama Pagi".

Kecintaan Puteri terhadap dunia tarik suara sudah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hobi bernyanyi tersebut kemudian terus berkembang ketika ia memasuki jenjang SMP. Saat itu, Puteri berkesempatan tampil di TVRI bersama sekolahnya.

Memasuki masa SMA, Puteri semakin aktif mengikuti berbagai perlombaan menyanyi. Ia juga sempat membentuk grup band bernama The Vivace. Kecintaannya terhadap musik kemudian berlanjut hingga masa kuliah.

Saat menempuh pendidikan di Universitas Airlangga (UNAIR), Puteri bergabung dengan paduan suara kampus. Ia juga aktif bersama Padus Delta Cielo Sidoarjo. Pengalaman tersebut semakin memperkaya perjalanan bermusiknya hingga akhirnya Puteri memberanikan diri mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim XIII yang tayang di RCTI pada 2024.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi Puteri dalam perjalanan bermusiknya adalah ketika berhasil mendapatkan Golden Ticket di ajang Indonesian Idol musim XIII.

"Golden Ticket menjadi salah satu momen yang sangat berarti bagi saya. Dari sana saya semakin yakin untuk terus mengembangkan diri dan berkarya di dunia musik," ujar Puteri.

Dalam bermusik, Puteri memilih genre pop sebagai warna yang ingin terus dikembangkan. Ia juga mengagumi penyanyi Ziva Magnolya sebagai salah satu sosok yang menginspirasinya dalam bermusik.

Bagi Puteri, bernyanyi bukan sekadar aktivitas untuk menyalurkan hobi. Ia berharap karya-karyanya dapat menginspirasi banyak orang. Ke depan, Puteri juga memiliki keinginan untuk terus bernyanyi sekaligus menciptakan lagu-lagu sendiri.

Kini, Puteri memperkenalkan single terbarunya yang berjudul "Drama Pagi". Lagu tersebut dijadwalkan dirilis pada 20 September.

"Drama Pagi" lahir dari pengalaman sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lagu tersebut tercipta ketika Puteri merasa lelah setelah menjalani aktivitas pekerjaan. Dari rasa lelah itu kemudian muncul ide untuk membuat sebuah lagu yang dapat menjadi penyemangat, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang-orang lain yang sedang menghadapi rutinitas dan hiruk-pikuk keseharian.

Menurut Puteri, kehidupan bekerja terkadang membuat seseorang merasa lelah secara fisik maupun pikiran. Namun, kondisi tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk berhenti melangkah dan berkarya.

Melalui "Drama Pagi", Puteri ingin menyampaikan pesan agar setiap orang tetap memiliki semangat untuk menjalani hari. Meski lelah dengan rutinitas pekerjaan dan berbagai persoalan dalam keseharian, setiap orang diharapkan tetap menguatkan langkah untuk terus bekerja dan berkarya.

Puteri percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak akan sia-sia. Ia juga ingin mengajak pendengar untuk tetap yakin bahwa kebahagiaan dan kesuksesan akan datang pada waktunya.

Dalam perjalanan bermusiknya, Puteri juga menyebut Mahalini sebagai salah satu penyanyi yang ia kagumi. Ia berharap suatu saat dapat terus berkembang dan menghasilkan karya-karya yang semakin matang.

Setelah merilis "Drama Pagi", Puteri akan fokus melakukan promosi untuk memperkenalkan single tersebut kepada masyarakat luas. Promosi akan dilakukan melalui berbagai jaringan, mulai dari teman, komunitas, hingga media.

Dukungan terbesar dalam perjalanan Puteri bermusik juga datang dari sang mama, Nunik Andriastuti. Dukungan keluarga menjadi salah satu hal yang membuat Puteri terus berani mengejar impiannya di dunia musik.

Dengan hadirnya "Drama Pagi", Puteri berharap lagunya dapat menjadi teman bagi siapa saja yang sedang menjalani rutinitas dan merasa lelah dengan aktivitas sehari-hari. Ia ingin pesan sederhana dalam lagu tersebut bisa mengingatkan pendengar bahwa setiap langkah dan perjuangan yang dilakukan hari ini akan memiliki arti untuk masa depan.

Comments

Popular posts from this blog

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...