Musisi sekaligus pengajar musik, Chiko Silitonga, kembali meramaikan industri musik Tanah Air dengan merilis single terbarunya berjudul Tinggal Dalamku. Lagu tersebut resmi diluncurkan pada 23 Maret 2026 dan menjadi karya yang cukup personal bagi penyanyi asal Jakarta itu.
Pemilik nama lengkap Israel Adam Arthur Abraham ini sudah cukup lama berkecimpung di dunia musik. Ia mengaku telah menjalani karier sebagai penyanyi selama lebih dari 10 tahun. Tak hanya bernyanyi, Chiko juga aktif sebagai musisi, pencipta lagu, sekaligus pengajar musik.
Menurut Chiko, keputusannya menekuni dunia musik bukan sekadar mengikuti passion semata. Ia memiliki visi lebih besar, yakni membuka wawasan masyarakat tentang potensi musik dalam perkembangan industri kreatif.
“Aku memutuskan berkarier di musik karena ingin membuka lebih luas lagi wawasan masyarakat Indonesia, bahkan dunia, bahwa musik punya pengaruh besar terhadap perkembangan industri kreatif,” ujarnya.
Dalam perjalanan bermusik, Chiko tidak terpaku pada satu genre saja. Ia mengaku menyukai berbagai jenis musik mulai dari pop, rock hingga metal. Baginya, mempelajari berbagai genre menjadi cara untuk terus berkembang sebagai musisi.
"Genre yang aku suka itu rock, pop, bahkan metal. Banyak yang nggak nyangka kalau aku juga suka metal. Tapi sebagai musisi aku harus belajar semua genre supaya nggak ketinggalan perkembangan,” katanya.
Soal inspirasi bermusik, Chiko mengaku dipengaruhi banyak musisi dari berbagai generasi dan negara. Sebut saja David Foster, Justin Bieber, Depapepe, One Ok Rock, Boyz II Men, Hillsong Worship, Planetshakers hingga musisi Indonesia seperti Yovie Widianto, Tohpati, Viky Sianipar, dan Andi Rianto.
Selain itu, sosok gitaris Andre Dinuth juga menjadi inspirasi penting dalam perjalanan kariernya. Chiko pernah belajar langsung dari Andre saat menempuh pendidikan di Institut Musik Indonesia (Politeknik SOCA).
“Dia dulu dosenku waktu kuliah. Kebetulan juga gitarisnya Glenn Fredly, jadi aku sangat termotivasi dari beliau,” kata Chiko.
Single Tinggal Dalamku sendiri memiliki cerita yang cukup personal bagi Chiko. Lagu tersebut terinspirasi dari kisah nyata dalam kehidupannya. Meski proses produksinya terbilang sederhana, ia merasa proses kreatifnya sangat berarti.
“Produksinya sebenarnya sederhana, cuma pakai laptop, gitar, piano, dan audio interface. Sisanya lebih ke ide yang datang begitu saja,” ungkapnya.
Melalui lagu ini, Chiko ingin menyampaikan pesan tentang perjuangan dalam memperjuangkan seseorang yang dicintai. Ia berharap lagu tersebut bisa menjadi motivasi bagi banyak orang untuk tidak mudah menyerah.
“Semoga lagu ini bisa jadi motivasi buat orang-orang di luar sana supaya jangan menyerah memperjuangkan pujaan hati. Kita nggak pernah tahu rencana Tuhan seperti apa,” ujarnya.
Menariknya, lagu Tinggal Dalamku juga mulai mendapat perhatian di media sosial. Chiko menyebut lagunya sempat digunakan dalam tren “Furab” di berbagai platform seperti TikTok dan YouTube Shorts. Dari pantauannya, konten yang menggunakan tagar tersebut telah mencapai hampir 500 ribu penayangan.
Ke depan, Chiko berencana memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama untuk mempromosikan karyanya. Ia juga membuka kemungkinan untuk merilis video klip jika respons pendengar semakin positif.
“Rencananya bakal promo lewat Instagram, TikTok, dan YouTube Shorts dulu. Kalau responsnya bagus, mungkin nanti ada video klip juga,” katanya.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di dunia musik, Chiko berharap karya-karyanya ke depan bisa terus berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para murid yang ia ajar dalam dunia musik.



Comments
Post a Comment