Skip to main content

Meski Valentine Berlalu, Ruzan & Vita Tetap Tebar Romansa Lewat MV ‘Rayuanmu’

Momen Valentine memang sudah lama berlalu. Namun bagi duo musisi Ruzan & Vita, nuansa romantis tak harus berhenti di bulan Februari saja. Pasangan suami istri ini kembali menghadirkan cerita cinta mereka lewat perilisan video musik untuk single “Rayuanmu.”

Sebelumnya, Ruzan & Vita sempat merilis album debut Pesta Rock n Roll (20th Anniversary of Love and Happiness) pada 13 Juni tahun lalu. Album tersebut menjadi perayaan perjalanan cinta keduanya yang telah berlangsung selama dua dekade. Dalam karya itu, mereka memadukan karakter vokal pop dan jazz khas Vita dengan permainan gitar Ruzan yang kental nuansa blues.Perpaduan tersebut membuat lagu-lagu mereka terasa hangat, romantis, dan mudah dinikmati. Tak heran jika sejak perilisan album tersebut, Ruzan & Vita aktif mempromosikan karya mereka melalui berbagai gigs, festival musik, radio visit, hingga tur ke sejumlah kota.

Kini, mereka kembali menghidupkan romantisme itu lewat video musik “Rayuanmu”. Lagu ini dibuka dengan petikan gitar lembut khas Ruzan Fikra yang menghadirkan sentuhan blues dengan balutan pop yang ringan dan easy listening. Nuansanya terasa manis dan romantis, selaras dengan cerita yang diangkat dalam lagu tersebut.

“Rayuanmu” sendiri terinspirasi dari kisah nyata perjalanan cinta Ruzan dan Vita saat masih remaja. Lagu ini menggambarkan perasaan Vita ketika masih duduk di bangku SMA dan tengah merasakan manisnya jatuh cinta.

“Aku merasa sangat bahagia setiap pulang kencan dengan Ruzan di masa SMA, karena bagi Ruzan, aku tuh kayak bidadari kecilnya,” ungkap Vita, mengenang masa-masa indah yang kemudian ia tuangkan ke dalam lirik lagu tersebut.

Menariknya, kisah cinta yang bermula dari masa putih abu-abu itu ternyata tetap bertahan hingga sekarang. Bahkan setelah lebih dari 20 tahun bersama, Vita masih dianggap sebagai “bidadari kecil” oleh Ruzan.

Dari segi visual, video musik “Rayuanmu” mengusung konsep performance yang dipadukan dengan narasi kenangan masa lalu. Video ini menampilkan Ruzan dan Vita bernyanyi di tengah hamparan rumput hijau yang sunyi, menciptakan suasana yang tenang dan romantis.

Proses syuting dilakukan di beberapa lokasi di Yogyakarta, seperti kawasan Baciro dan Kotagede yang dikenal dengan bangunan tua berarsitektur khas. Selain itu, Pantai Baros juga menjadi salah satu latar yang menambah nuansa natural dalam video tersebut.

Di sela-sela penampilan mereka, video ini juga menampilkan fragmen kenangan berupa adegan sepasang remaja SMA yang sedang dimabuk cinta. Kehadiran dua karakter ini menjadi simbol perjalanan cinta Ruzan dan Vita di masa muda.

“Pokoknya nanti ada montase kami tertawa mesra, berpelukan, tiduran di rumput, bersepeda, layaknya anak muda pacaran lah,” ujar Ruzan mengenai konsep video yang memadukan performance dan storytelling tersebut.

Video klip “Rayuanmu” diproduksi oleh Federacine & Manvirza Pictures, disutradarai oleh Rio Prasojo dan diproduseri oleh Imam Nurhafid. Saat ini, video musik tersebut sudah bisa disaksikan melalui kanal YouTube resmi Ruzan & Vita, @RUZANVITA.

Lewat “Rayuanmu”, Ruzan & Vita seolah ingin menunjukkan bahwa romantisme tak harus menunggu momen tertentu. Meski Valentine telah berlalu, kisah cinta yang tulus tetap bisa dirayakan kapan saja—termasuk lewat musik yang mereka bagikan kepada para pendengar.

Comments

Popular posts from this blog

Dilla April Rilis ‘Soro Lempu’, Lagu Bugis Tentang Keikhlasan yang Jadi Soundtrack Film

Penyanyi muda Dilla April mulai menunjukkan keseriusannya di industri musik Tanah Air. Pemilik nama lengkap Fadillah Apriliani Firsan ini resmi merilis single berjudul “Soro Lempu (Mengikhlaskan)” yang sekaligus menjadi soundtrack film Mattaro Janci. Dilla berasal dari Sengkang, Sulawesi Selatan, dan kini menetap di Makassar. Meski baru mulai menekuni karier musik secara profesional saat kuliah, perjalanan bernyanyinya sudah dimulai sejak usia dini. “Aku mulai menekuni dunia tarik suara sejak masih SD. Lalu mulai aktif ikut lomba sejak kelas 2 SMP sampai SMA. Jadi sebenarnya sudah berkecimpung di dunia tarik suara sejak kecil,” kata Dilla. Awalnya, musik hanya ia anggap sebagai hobi. Namun seiring waktu, berbagai kesempatan tampil di acara membuatnya mulai melihat potensi karier dari dunia musik. “Ketika ada kesempatan mendapatkan penghasilan dari job di berbagai acara, aku mulai merasa musik bisa menjadi sesuatu yang lebih serius,” ujarnya. Lagu Bugis Pertama Single “Soro Lempu” menja...

Memet and Friends Rilis ‘Tak Ingin Terbangun’, Curhat Rindu untuk Orang Tercinta yang Telah Tiada

  Proyek musik kolektif Memet and Friends resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Tak Ingin Terbangun”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal dari sosok di balik proyek tersebut, Rachmat Rianson Sihotang, yang juga bertindak sebagai pencipta lagu. Memet and Friends sendiri bukan sekadar nama band, melainkan konsep kolaboratif. Rachmat, yang akrab disapa Memet, berperan sebagai penulis lagu dan penggagas musik, sementara vokal diisi oleh para “Friends” yang diajak bekerja sama dalam setiap rilisan. Berasal dari Jayapura, Papua, Memet mengaku musik sudah menjadi bagian hidupnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, proyek Memet and Friends baru aktif dalam beberapa tahun terakhir sebagai wadah eksplorasi kreatif lintas musisi. Dalam perjalanan bermusiknya, Memet banyak terinspirasi oleh grup legendaris Indonesia seperti Sheila on 7 dan Dewa 19. Tak hanya itu, warna musiknya juga dipengaruhi band internasional seperti Skillet. Dari situlah lahir karakter musik yang memadukan p...

Nazela Amanta, Penyanyi Muda Asal Jember yang Siap Menapaki Industri Musik

  Industri musik Tanah Air terus menghadirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazela Amanta Ferishby Kaylila Galby, yang dikenal dengan nama panggung Nazela. Penyanyi muda kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 12 Februari 2009 ini mulai menunjukkan keseriusannya di dunia musik sejak usia belia. Nazela yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA diketahui sudah memiliki ketertarikan pada dunia musik sejak kecil. Ia mulai mengenal dan menyukai musik sejak duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya di industri musik dan berbagai festival mulai ia jalani ketika duduk di kelas 2 SMP. Perjalanan karier Nazela dimulai ketika ia memberanikan diri mengikuti sebuah lomba menyanyi saat masih di bangku SMP. Dari ajang tersebut, ia berhasil meraih juara kedua. Pengalaman itu menjadi titik awal yang menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta ambisi untuk terus berkembang di dunia tarik suara. Dalam perjalanan bermusiknya, Nazela telah merilis single po...